TUGAS 1 Ergonomika

 Pengantar Ergonomi dan Sejarah Ergonomi

Pengantar Ergonomi

Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari interaksi manusia dengan sistem kerjanya yang bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan manusia dengan sistem kerjanya. Fokus utama dari ergonomi yaitu untuk merancang lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efisien sehingga dapat meingkatkan kenyamanan dan keselamatan dalam bekerja. Ergonomi melibatkan beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja manusia, yaitu postur fisik seperti tubuh, gerakan berulang, dan penggunaan kekuatan; faktor kognitif pengambilan keputusan dan beban mental; dan  faktor organisasi struktur tugas dan jadwal kerja. 

Tujuan Ergonomi

Tujuan dari Ergonomi yaitu meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi resiko cidera kerja. Meingkatkan produktivitas seperti mendesain peralatan yang lebih efisien. Meingkatkan kepuasan dan kenyamanan kerja seperti pencahayaan yang terlalu silau, suhu, suara yang bising dan dan sirkulasi udara yang harus diperhatikan agar dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja, beban kerja fisik dan mental juga harus disesuaikan dengan kapasitasnya. jika pekerjannya terlalu berat atau terlalu ringan dapat menyebabkan stress pada pekerja

Manfaat Ergonomi 

Dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja itu dapat meningkatkan produktivitas meningkat. Ergonomi juga membantu meminimalkan bahaya ditempat kerja sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan dan cidera kerja. Lingkungan kerja juga harus memperhatikan prinsip ergonomi agar lebih nyaman dan puas bekerja. Akibat dari kecelakaan kerja juga dapat menghambatnya jam kerja dan ergonomi membantu. dan juga lingkungan kerja yang yang ergonomis sangat memungkinkan para pekerja untuk berkonsentrasi lebih baik dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi

Sejarah Ergonomi

Pada awal abad ke 20-an Frederick Winslow Taylor memperkenalkan konsep manajemen ilmiah pada tahun 1990 yang mempunyai tujuan untuk efisiensi kerja, 10 tahun kemudia, Frank dan Lillian Gilbreth mengembangkan studi waktu dan gerakan yang dimana pekerjaan dapat dirancang untuk meminimalkan kelelahan dan untuk memaksimalkan produktivitas. Perang dunia ke 1 dan 2 menjadi hal utama dalam perkembangan ergonomi ini, perang dunia ke 2 benar - benar mempercepat perkembangan ergonomi pada saat itu, peralatan militer yang meningkat secara pesat membuat para ilmuan fokus untuk merancang kokpit pesawat yang lebih efisien dan peralatan militer yang lebih ergonomis. Perkembangan ergonomi modern dimulai pada tahun 1960 sampai saat ini. Pada tahun tersebut melihat penerapan yang luas prinsip - prinsp ergonomi di industri yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dan keselamatan kerja. Tahun 1970-an membawa fokus yang lebih besar lagi pada pencegahan cedera akibat kerja, kemudian pada tahun 1980-an membuka babak baru yaitu penelitian intensif tentang interaksi manusia antar komputer dan ergonomi kognitif. Memasuki tahun 1990 sampai 2000 ergonomi menjadi semakin disipliner, dan juga menggabungkan wawasan dari berbagai bidang seperti psikologi, fisiologi, antropometri, dan desain industri. Fokus penelitian pun tidak hanya disitu tapi meluas pada aspek fisikinteraksi manusia dan lingkungan tetapi juga pada aspek kognitif dan organisasi. Pada era ini juga banyak negara yang melihat peningkatan kesadaran akan pentingnya ergonomi di tempat kerja

Introduction to Ergonomics

Ergonomics is the study of human interaction with their work system which aims to optimize human welfare with their work system. The main focus of ergonomics is to design a safe, comfortable, and efficient work environment so as to increase comfort and safety at work. Ergonomics involves several factors that affect human performance, namely physical postures such as body, repetitive movements, and use of force; cognitive factors of decision-making and mental load; and organizational factors of task structure and work schedule. 

Benefits of Ergonomics 

By creating a safe and comfortable work environment for workers it can increase productivity increases. Ergonomics also helps minimize workplace hazards so as to reduce the risk of accidents and work injuries. The work environment must also pay attention to ergonomic principles to make it more comfortable and satisfied at work. The consequences of work accidents can also hinder working hours and ergonomics helps. and also an ergonomic work environment allows workers to concentrate better and produce high quality products.

History of Ergonomics

In the early 20th century Frederick Winslow Taylor introduced the concept of scientific management in 1990 which had the aim of work efficiency, 10 years later, Frank and Lillian Gilbreth developed time and motion studies where work could be designed to minimize fatigue and to maximize productivity. World War 1 and 2 became the main thing in the development of ergonomics, World War 2 really accelerated the development of ergonomics at that time, rapidly increasing military equipment made scientists focus on designing more efficient aircraft cockpits and more ergonomic military equipment. The development of modern ergonomics began in 1960 until today. These years saw the widespread application of ergonomics principles in industry with the aim of improving productivity and safety. The 1970s brought an even greater focus on the prevention of occupational injuries, then the 1980s opened a new chapter of intensive research on human computer interaction and cognitive ergonomics. From 1990 to 2000 ergonomics became increasingly disciplinary, incorporating insights from fields such as psychology, physiology, anthropometry and industrial design. The focus of research is not only there but extends to the physical aspects of human and environmental interaction but also to cognitive and organizational aspects. In this era, many countries have also seen an increased awareness of the importance of ergonomics in the workplace. 


Referensi

Bora, M. A. PENGANTAR ERGONOMI.

Ir Julianus Hutabarat, M. S. I. E. (2021). Dasar-dasar pengetahuan ergonomi. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Putro, Wisnu Wijayanto, and Sylvie Indah Kartika Sari. Ergonomi untuk Pemula:(Prinsip Dasar & Aplikasinya). Universitas Brawijaya Press, 2018.

Suhardi, B. (2008). Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Industri. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Zadry, L. S. H. R., & Yuliandra, B. (2015). Pengantar Ergonomi Industri. Cetakan I.


ig:@sebutsajapai_
ig:@digitechuniversity.official
ig:@himti.digitechuniversity
ig:@tekdus2023


Komentar